Tugas dan Wewenang Konsultan Pengawas untuk Pembangunan

konsultan pengawas

Pada suatu proyek, ada pihak yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan pada proyek yang dikerjakan. Nah, pihak inilah yang disebut sebagai konsultan pengawas. Peran serta tanggung jawabnya adalah sebagai pihak yang menjamin kualitas pembangunan saat dikerjakan pihak kontraktor pelaksana. Sehingga, pekerjaan tersebut sesuai dengan spesifikasi yang telah dirancang pihak konsultan perencana.

Peran konsultan pengawas memang sangat penting dalam suatu proyek konstruksi. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai konsultan pengawas. Berikut ulasannya!

Keahlian Konsultan Pengawas

Peran konsultan pengawas dalam kelancaran suatu proyek pembangunan memang sangat krusial. Untuk itu, dibutuhkan orang-orang yang memang memiliki keahlian tertentu di dalamnya. Ada beberapa keahlian yang mesti dimiliki oleh orang yang berkecimpung di dunia konsultan, diantaranya:

  1. Merupakan ahli administrasi proyek konstruksi
  2. Ahli membuat back-up data progress
  3. Mengerti tentang hukum di ranah konstruksi
  4. Dapat memberi solusi serta tindak lanjut permasalahan proyek
  5. Mempunyai nalar tinggi untuk mengambil keputusan dan kesimpulan
  6. Ahli pada bidang proyek yang tengah dijalankan

Hak dan Kewajiban dari Konsultan Pengawas

Lingkup tugas dari konsultan pengawas yakni memberi layanan keahlian kepada pemberi tugas atau owner serta tim pengelola teknis untuk melakukan tugas koordinasi serta pengendalian semua kegiatan teknis pembangunan pada tahap pelaksanaan konstruksi serta masa pemeliharaan. Lingkup tugasnya juga menyangkut dari aspek manajemen dan teknologi. Sehingga, hak dan kewajiban dari konsultan pengawas mesti dipenuhi, seperti:

  1. Menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu.
  2. Melakukan penghitungan prestasi proyek.
  3. Membimbing serta mengadakan pengawasan secara periodik untuk melaksanakan pekerjaan.
  4. Mempersiapkan serta menghitung kemungkinan bertambah maupun berkurangnya pekerjaan.
  5. Menyusun laporan mengenai kemajuan pekerjaan.
  6. Menghentikan proyek sementara apabila ada penyimpangan atas peraturan yang telah diberlakukan.
  7. Menerima maupun menolak material serta peralatan yang didatangkan oleh pihak kontraktor.
  8. Mengatasi permasalahan yang terdapat di lapangan sehingga mencapai hasil akhir yang sesuai dengan perencanaan. Baik dari segi kualitas, kuantitas, dan juga waktu yang sudah ditetapkan.
  9. Menghindari adanya kesalahan yang dapat saja terjadi sejak dini sehingga tidak terdapat pembengkakan biaya.
  10. Mengendalikan konstruksi dan aliran informasi di berbagai bidang supaya pelaksanaan proyek menjadi lebih lancar.

Kegiatan Konsultan Pengawas Konstruksi

Menilik begitu banyaknya tanggung jawab dari konsultan pengawas konstruksi, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi, maka ada beberapa kegiatan yang mesti dilakukan, diantaranya:

  1. Memberikan bantuan dalam pengelolaan kegiatan untuk mempersiapkan kelengkapan dokumen SLF atau Sertifikat Laik Fungsi yang diterbitkan oleh Pemerintah kabupaten.
  2. Membantu mengelola kegiatan penyusunan dokumen pendaftaran.
  3. Menyusun petunjuk pemeliharaan serta penggunaan bangunan bersama dengan konsultan perencanaan.
  4. Menyusun berita acara mengenai persetujuan kemajuan pekerjaan, serta serah terima pertama dan kedua, pemeliharaan pekerjaan, dan sebagainya untuk kelengkapan bagi pembayaran angsuran konstruksi.
  5. Menyusun adanya kerusakan atau daftar cacat sebelum terjadi serah terima I, juga menyusun laporan akhir, serta mengawasi perbaikan masa pemeliharaan.
  6. Meneliti gambar yang disesuaikan pelaksanaan lapangan sebelum diterima.
  7. Meneliti gambar untuk melaksanakan proyek konstruksi yang diajukan pelaksana konstruksi.
  8. Mengumpulkan informasi dan data di lapangan agar persoalan yang terjadi bisa dipecahkan.
  9. Mengawasi pemakaian bahan. metode, dan peralatan dan ketepatan waktu, serta biaya pekerjaan tersebut.
  10. Memeriksa serta mempelajari dokumen dalam pelaksanaan konstruksi sebagai bahan dasar pengawasan pekerjaan di lapangan.

Dalam kegiatannya, konsultan pengawas harus mampu menjamin bahan bangunan serta perlengkapan yang disediakan dalam dokumen kontrak dalam keadaan yang baru serta hasil pekerjaan memiliki kualitas yang baik dan tidak cacat.

Konsultan pengawas juga perlu mengecek baik bahan bangunan maupun tenaga kerja lokal yang telah memenuhi syarat teknis yang sesuai dengan peraturan pada RKS.

Jasa Konsultan Pengawas Handasa

Konsultan ini kerap juga disebut dengan pengawasan preventif. Hal ini dikarenakan pengawas dapat meminimalisir kesalahan di lapangan sehingga bisa mengakibatkan pembongkaran serta pengulangan pekerjaan yang dikarenakan kesalahan gambar maupun mutu pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan.

Untuk itu, Anda harus memercayakan proyek konstruksi pada konsultan pengawas yang profesional. Jawabannya yakni PT Handasa. Perusahaan ini melayani jasa konsultan yang akan membantu proyek untuk bisa dipelajari, direncanakan, dirancang, dan diawasi dengan lebih baik. Sehingga, hasil akhirnya adalah bangunan menjadi berkualitas tinggi tanpa cacat.

PT Handasa juga melayani konsultan untuk pembangunan infrastruktur, pekerjaan sipil, pembangunan listrik, dan sebagainya. Hubungi kontak yang tertera pada website untuk keterangan lebih lanjut.